Sukoanyar.my.id - Pelaksanaan penyemprotan fogging dalam rangka PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) untuk Pencegahan Penyakit Demam Berdarah (DBD) di Desa Sukoanyar Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto. Jum'at (21/04/2023)
Sejak awal April, total kasus DBD yang diterima pihak Pukesmas Ngoro terdata 5 kasus di Desa Sukoanyar baik masih di rawat rumah sakit maupun pukesmas.
“Fogging dilakukan di seluruh Desa Sukoanyar dan yang diprioritaskan wilayah pasien yang sudah terdiagnosa demam berdarah. Namun fogging hanya salah satu tindakan untuk membunuh nyamuk dewasa. Tetapi pada intinya, masyarakat harus lebih menggalakkan gerakan 3M Plus,” ungkap Kepala Desa Sukoanyar, Priyanto,S.T.
Sekedar diketahui, kegiatan fogging merupakan tindakan pengasapan dengan bahan insektisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk khususnya pembawa (vektor) penyakit DBD. Sementara 3M Plus, yakni menguras, mengubur, menutup dan memberikan lotion anti nyamuk kepada anak usia sekolah harus tetap dilakukan oleh seluruh masyarakat Desa Sukoanyar.

Foto Fogging di Desa Sukoanyar
Cegah Demam Berdarah dengan :
Menguras, merupakan kegiatan membersihkan/menguras tempat yang sering menjadi penampungan air seperti bak mandi, kendi, toren air, drum dan tempat penampungan air lainnya. Dinding bak maupun penampungan air juga harus digosok untuk membersihkan dan membuang telur nyamuk yang menempel erat pada dinding tersebut. Saat musim hujan maupun pancaroba, kegiatan ini harus dilakukan setiap hari untuk memutus siklus hidup nyamuk yang dapat bertahan di tempat kering selama 6 bulan.
Menutup, merupakan kegiatan menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi maupun drum. Menutup juga dapat diartikan sebagai kegiatan mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor dan dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Memanfaatkan kembali, kita juga disarankan untuk memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.
Fogging di Desa Sukoanyar